Hadirkan Solusi Kebutuhan Perlengkapan Wisuda, Togaku Ceremony Membawa Mahasiswa Administrasi Bisnis Lolos Pendanaan P2MW Kemendiktisaintek 2026

Prestasi nasional non akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Lampung. Prestasi non akademik tersebut berada pada bidang kewirausahaan (entrepreneurship) yaitu kesuksesan membangun rintisan usaha (startup) yang mampu memperoleh pendanaan hibah wirausaha tingkat nasional. Prestasi wirausaha yang digagas oleh Yosby Dwi Armanza (2316051073), Nico Rafly Renaldo (2316051101), dan Aris Dwi Aryanto (2316051078) ini berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Capaian prestasi ini menjadi bukti bahwa ide bisnis yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

Ide bisnis wirausaha ini di ilhami oleh adanya momen wisuda mahasiswa merupakan salah satu pencapaian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Melihat tingginya kebutuhan akan perlengkapan wisuda yang praktis dan berkualitas, maka ketiga mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis FISIP Unila, yaitu Yosby, Nico, dan Aris menghadirkan inovasi usaha baru bernama “Togaku Ceremony”, sebuah layanan penyedia perlengkapan dan kebutuhan wisuda yang terintegrasi dalam satu platform usaha.

Berawal dari pengalaman melihat mahasiswa kesulitan memperoleh perlengkapan wisuda secara praktis, Togaku Ceremony menawarkan berbagai produk dan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dalam satu tempat. Mulai dari penyewaan toga, buket bunga artificial, selempang wisuda, papan akrilik, banner wisuda, hingga jasa pembuatan video rekap seremonial menjadi bagian dari layanan yang ditawarkan kepada pelanggan. Tidak hanya berfokus pada penjualan produk, “Togaku Ceremony” juga mengedepankan nilai kemudahan dan efisiensi. Melalui konsep paket bundling, pelanggan dapat memperoleh berbagai kebutuhan wisuda dalam satu pemesanan sehingga lebih hemat waktu dan biaya. Strategi tersebut menjadi salah satu keunggulan yang membedakan Togaku Ceremony dari penyedia jasa serupa di Bandar Lampung.

Menurut Yosby, selaku ketua tim, peluang usaha di bidang perlengkapan wisuda masih sangat terbuka karena setiap tahun jumlah wisudawan terus bertambah. Dengan dukungan program P2MW, “Togaku Ceremony” berencana memperluas jangkauan layanan tidak hanya untuk mahasiswa Universitas Lampung, tetapi juga berbagai perguruan tinggi lainnya di Provinsi Lampung. “Pendanaan dan pembinaan yang diberikan melalui P2MW menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk meningkatkan kualitas usaha, memperluas pasar, serta mengembangkan produk yang lebih inovatif sesuai kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Melalui program pengembangan usaha, “Togaku Ceremony” juga menyiapkan sejumlah inovasi baru, seperti penambahan produk jubah wisuda eksklusif, medali wisuda, bloom box akrilik, serta peningkatan kualitas kemasan produk agar memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi pelanggan. Selain itu, usaha ini turut memberdayakan berbagai mitra UMKM lokal, mulai dari konveksi, percetakan, hingga pengrajin akrilik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang saling mendukung sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam proses pengembangan bisnis, tim “Togaku Ceremony” mendapatkan pendampingan dari salah seorang dosen ilmu Adm. Bisnis, yaitu May Roni, S.AB., M.Si yang memberikan arahan terkait strategi bisnis, pemasaran, dan pengelolaan usaha. Melalui pendampingan tersebut, tim semakin optimis untuk menjadikan “Togaku Ceremony” sebagai salah satu penyedia perlengkapan wisuda terpercaya di Lampung. Keberhasilan lolos pendanaan P2MW menjadi langkah awal bagi “Togaku Ceremony” untuk tumbuh lebih besar. Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, usaha ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat mengubah peluang pasar menjadi bisnis yang bernilai dan berkelanjutan.

Logo Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila

Terpisah Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasinya atas prestasi ini. “Kami selalu mendidik dan mendorong mahasiswa agar dapat berprestasi di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keberhasilan memenangkan Hibah P2MW dari Kemendikti Saintek ini merupakan salah satu prestasi yang outstanding dari anak didik kami,” jelasnya. Sebagai informasi, Hibah P2MW Tahun 2026 ini telah memberikan bantuan pendanaan untuk pengembangan usaha “Togaku Ceremony” sebesar Rp 15 juta.